KERJAKUKembali ke Beranda

BUILD LOG 03

Dari Konsultasi ke Order Brief, Proposal, dan Invoice dalam Satu Workflow

KERJAKU menjalankan alur komersialnya dalam satu workflow terintegrasi: konsultasi AI menghasilkan kebutuhan terstruktur, kebutuhan tercatat di CRM, dianalisis menjadi order brief, order brief menjadi dasar proposal, dan proposal menjadi dasar invoice — sehingga isi dan angka setiap dokumen konsisten satu sama lain.

Masalah paling mahal di pekerjaan jasa bukan menulis dokumen, melainkan dokumen yang tidak sinkron: brief berkata A, proposal berkata B, invoice berkata C. Workflow ini dibangun untuk menutup celah itu.

Prinsip: satu sumber kebenaran

Order brief final adalah sumber kebenaran. Proposal disusun mengikuti brief tersebut, dan invoice mengikuti angka pada proposal. Tidak ada dokumen yang mengarang ruang lingkup baru di tengah jalan.

  • Kebutuhan pelanggan dan rekomendasi tim ditulis terpisah agar tidak tertukar.
  • Fitur yang sudah termasuk tidak diulang sebagai rekomendasi tambahan.
  • Angka pada invoice mengikuti proposal yang disetujui.
  • Setiap dokumen punya versi, sehingga perubahan bisa ditelusuri.

Tahapan yang dijalankan

  1. 01

    Konsultasi

    Kebutuhan digali lewat percakapan, lalu dirangkum menjadi daftar kebutuhan terstruktur.

  2. 02

    Pencatatan CRM

    Prospek dan konteksnya tersimpan sebagai satu catatan, lengkap dengan sumber dan riwayat.

  3. 03

    Analisis solusi

    Masalah dipetakan ke solusi: mana yang menjadi solusi inti, mana yang menjadi peluang pengembangan lanjutan.

  4. 04

    Order brief

    Kondisi bisnis, masalah, tujuan, dan rekomendasi ruang lingkup disusun menjadi dokumen yang ditinjau bersama pelanggan.

  5. 05

    Proposal

    Ruang lingkup yang disepakati diterjemahkan menjadi tahapan pengerjaan dan rincian investasi.

  6. 06

    Invoice

    Tagihan mengikuti proposal, termasuk skema pembayaran bertahap dan detail rekening.

  7. 07

    Tindak lanjut

    Setelah dokumen terkirim, pengingat dan ringkasan harian menjaga agar tidak ada tindak lanjut yang tertinggal.

Tentang klaim kecepatan

Halaman ini sengaja tidak mencantumkan angka durasi. Yang bisa dipertanggungjawabkan adalah bentuk kerjanya: seluruh rantai berjalan dalam satu workflow terintegrasi tanpa menyalin ulang data antar dokumen.

Pelajaran

Otomasi dokumen baru bernilai setelah aturan bisnisnya tegas. Sebelum aturan seperti anti-duplikasi fitur dan pemisahan kebutuhan versus rekomendasi ditetapkan, hasil otomatis justru menambah pekerjaan koreksi.

Status & alur sistem

LIVEBUILD LOGLIVE PROJECT
  1. 01Konsultasi AI
  2. 02Kebutuhan terstruktur
  3. 03CRM
  4. 04Analisis solusi
  5. 05Order Brief
  6. 06Proposal
  7. 07Invoice
  8. 08Tindak lanjut / Proyek
Alur kerja AI-Assisted Commercial Workflow

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah dokumen dikirim otomatis ke pelanggan?

Tidak. Dokumen berstatus draf sampai ditinjau dan disetujui manusia, baru kemudian dikirim.

Apakah AI menentukan harga?

Tidak. Angka dan ruang lingkup komersial ditetapkan manusia; AI membantu menyusun struktur dan narasinya.

Baca juga

Ingin sistem seperti ini di bisnis Anda?

Ceritakan alur kerja yang sedang berjalan ke AI Consultant KERJAKU. Kebutuhan digali langkah demi langkah, lalu dirangkum menjadi order brief yang ditinjau manusia.

Coba AI Consultant